# /home/ppni/digilib2/lib/SearchEngine/SearchBiblioEngine.php:685^ "Engine ⚙️ : SLiMS\SearchEngine\SearchBiblioEngine"
^ "SQL ⚒️"
^ array:2 [ "count" => "select count(sb.biblio_id) from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.author) against (:author in boolean mode)))" "query" => "select sb.biblio_id, sb.title, sb.author, sb.topic, sb.image, sb.isbn_issn, sb.publisher, sb.publish_place, sb.publish_year, sb.labels, sb.input_date, sb.edition, sb.collation, sb.series_title, sb.call_number from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.author) against (:author in boolean mode))) order by sb.last_update desc limit 20 offset 0" ]
^ "Bind Value ⚒️"
^ array:1 [ ":author" => "'+\"Jonah Berger\"'" ]
Kalau menurut Anda yang terpenting itu sebuah iklan, coba pikir lagi. Orang tidak mendengarkan iklan; mereka mendengarkan teman. Namun, kenapa orang bicara lebih banyak tentang produk dan gagasan tertentu dibanding yang lain? Kenapa sebagian cerita dan rumor lebih cepat menyebar? Dan, apa yang menjadikan konten online menjadi viral? Jonah Berger mengungkapkan ilmu rahasia dibalik getok …